TENTANG PEMILIK SITUS

Situs marimengenalhki.com ini dimiliki dan dikelola oleh Prayudi Setiadharma, yang sejauh ini juga menulis, menterjemahkan dan/atau menyadur sendiri artikel serta berita yang dimuat di situs ini.

Prayudi menyebut dirinya seorang spesialis di bidang HKI. Ia mulai menaruh minat yang mendalam di bidang HKI saat berada di semester lima fakultas hukum Universitas Padjadjaran Bandung, tempat ia menyelesaikan pendidikan S-1 dengan skripsi studi kasus sengketa hak cipta di WTO antara Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Alasan ketertarikannya sederhana: sejak kecil ia menyenangi cerita-cerita tentang para penemu seperti Edison dan Wright Bersaudara, dan juga cukup menggemari buku, film dan juga musik; namun di sisi lain ia cukup tahu diri bahwa bakatnya untuk bermain musik ataupun kesenian lainnya nol besar, sama mentoknya dengan masa depannya kalau harus menggeluti dunia sains untuk menjadi seorang penemu. Tapi toh dengan menerjuni bidang HKI, sedikit-banyak secara tak langsung ia masih bisa berkontribusi pada bidang-bidang kegemarannya tadi kan?

Prayudi sempat melanjutkan pendidikannya ke program Master of Intellectual Property Laws di University of Melbourne, Australia. Kelar dari sana tahun 2004, ia langsung bergabung dengan Amroos & Partners, sebuah kantor konsultan HKI yang cukup senior di Jakarta. Di kantor yang sekarang berganti nama menjadi AMR PARTNERSHIP itu ia pun bertahan hingga saat ini sambil menekuni beragam aktivitas lainnya baik di bidang HKI maupun beberapa bidang lainnya.

Prayudi dapat dikontak melalui e-mail di psetiadharma@gmail.com atau psetiadharma@yahoo.com. Selain akun @kenal_HKI ia juga memiliki akun twitter pribadi dengan nama @japra97.

Iklan

4 Responses to TENTANG PEMILIK SITUS

  1. Salam kenal mas.
    Setelah membaca salah satu artikel di sini, saya jadi ragu apakah saya melanggar merek.
    Begini mas. Ada sebuah metode atau formula yang dikenal dengan merek CAN SLIM. CAN SLIM sendiri adalah medote untuk memilih saham sebelum memutuskan mana yang akan dibeli. Saya mempelajarinya, lalu menerapkannya untuk saham-saham yang ada di Bursa Efek Indonesia.
    Saya lalu berbagi tentang apa yang saya analisa dengan membuat website sendiri dengan nama canslimindonesia.com. Di website yang saya buat tersebut saya cantumkan bahwa CAN SLIM adalah merek dagang dari pemiliknya (Investors Business Daily). Isi dari website saya sendiri adalah tentang saham-saham di Indonesia dan hasil analisa saya sendiri dengan menggunakan metode CAN SLIM.
    Saya khawatir kalau nama domain yang saya pakai melanggar penggunaan tentang merek.
    Mohon pencerahannya mas.
    Terima kasih

  2. Prayudi Setiadharma says:

    Salam kenal juga, mas Edison kan namanya kalau saya tidak salah?

    Terima-kasih atas kunjungannya ke situs saya. Saya akan mencoba untuk menjawab pertanyaan mas Edison sebatas apa yang saya tahu. Sebelumnya saya sudah sempatkan untuk sedikit mencari-tahu tentang metode CAN SLIM karena saya memang termasuk buta mengenai dunia investasi, khususnya saham. Saya juga sudah mengunjungi website mas Edison, http://www.canslimindonesia.com.

    Kalau yang saya lihat di website tersebut, apa yang mas Edison lakukan adalah menyediakan beragam informasi tentang dunia investasi saham di Indonesia, termasuk analisis mas Edison menggunakan metode CAN SLIM. Untuk hal ini dalam pandangan saya tidak ada pelanggaran HKI yang terjadi sepanjang tulisan-tulisan di dalam website tersebut adalah tulisan orisinil dari mas Edison, bukan tulisan yang mentah-mentah disalin dari sumber lain tanpa ijin. Penggunaan metode CAN SLIM oleh mas Edison dalam melakukan analisis juga sah-sah saja karena metode semacam ini tidak dapat dimonopoli baik dengan paten maupun dengan rejim HKI manapun.

    Berarti tinggal masalah merek.

    Untuk mengetahui apakah mas Edison melanggar merek CAN SLIM atau tidak, pertama-tama harus dipastikan terlebih dahulu apakah merek CAN SLIM tersebut terdaftar di Indonesia, atau hanya di Amerika dan negara lain saja. Jika terdaftar, perlu juga diketahui di kelas dan jenis barang/jasa apa saja merek tersebut didaftarkan. Informasi tersebut dapat dilakukan dengan melakukan penelusuran di Direktorat Merek Kemenkumham RI, atau melalui jasa konsultan.

    Mas Edison menggunakan “CAN SLIM” dalam website secara prominent dalam dua hal: pertama dari nama website-nya sendiri, kedua dari konten yang banyak merujuk pada metode “CAN SLIM”. Kedua hal tersebut bisa saja membuat masyarakat meinterpretasikan/berasumsi bahwa website mas Edison ini sebagai website yang terasosiasi – baik secara langsung maupun tak langsung – dengan Investor’s Business Daily sebagai penggagas metode sekaligus pemilik merek “CAN SLIM”.

    Pelanggaran merek baru terjadi manakala seseorang tanpa ijin menggunakan suatu merek yang sama/punya persamaan substansial dengan suatu merek terdaftar untuk memperdagangkan barang/jasa yang sejenis dengan barang/jasa untuk mana suatu merek tersebut terdaftar. Bisa saja diperdebatkan bahwa isi website http://www.canslimindonesia.com adalah semata-mata informasi mengenai metode CAN SLIM dan mengenai investasi saham di Indonesia dan tidak memperdagangkan barang/jasa, namun fakta bahwa dalam website mas Edison terdapat iklan yang dipasang oleh pihak ketiga bisa menjadi bukti adanya unsur/motif komersial di balik penyediaan informasi tersebut karena: Iklan dipasang dengan kompensasi materiil >> memanfaatkan traffic yang masuk mengunjungi website >> traffic masuk karena tertarik pada informasi tentang CAN SLIM yang dipergunakan secara kuat dalam website.

    Adapun untuk domain name-nya sendiri, saya rasa bisa saja pemilik merek CAN SLIM keberatan dan menuntut secara hukum agar nama domain http://www.canslimindonesia.com dialihkan kepada mereka berdasarkan prosedur penyelesaian sengketa nama domain berdasarkan UDRP, di mana persamaan secara tanpa hak dengan merek terdaftar milik pihak penuntut bisa menjadi faktor dikabulkannya tuntutan pengalihan tersebut.

    Demikian penjelasan yang bisa saya sampaikan pada kesempatan ini. Mudah-mudahan dapat diterima dengan baik. Apabila ada kekurangan, saya mohon maaf. Jika perlu informasi lebih lanjut, silakan jangan sungkan-sungkan untuk mengontak saya kembali.

    Terima-kasih.

    Prayudi Setiadharma

  3. Edison says:

    Terima kasih banyak mas atas respon nya yang sangat cepat.
    Saya langsung mempertimbangkan untuk mengganti nama domainnya. Tadi sudah beli domain sahamok.com (Saham OK).
    Dari pada nanti mulai kena legal pursuit….lawannya gajah šŸ˜€
    Makasih banyak mas.

  4. Salam kenal mas.
    saya Andhika mahasiswa S2 UGM Jurusan Hukum Bisnis. Saya ingin bertanya tentang perlindungan hak cipta lagu/ musik terhadap plagiat lagu asing atau lagu dari negara lain. Misalnya lagu Cinta Satu Malam adalah jiplakan dari Every Time We Touch, Cinta ini Membunuhku jiplakan dari I Don’t Love U, dll.

    ada 3 pertanyaan saya tentang hak cipta
    1. apakah ada lembaga internasional yang mengawasi atau melindungi ciptaan lagu berskala internasional?
    2. Apakah ada konvensi atau perjanjian internasional ttg hak cipta lagu?
    3. Apakah UU Hak Cipta di Indonesia adalah hasil konversi dari Konvensi atau perjanjian internasional?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: